Menu

Sosialisasi Pembangunan Sumur Bor di Kel. Penatih

  • Senin, 16 Juni 2008
  • 1006x Dilihat
Sosialisasi Pembangunan Sumur Bor di Kel. Penatih
Denpasar (pdam.denpasarkota.go.id). Pada hari Jumat tanggal 13 Juni 2008, PDAM Kota Denpasar mengadakan sosialisasi Rencana Pembangunan sumur bor kepada masyarakat / warga Desa Adat Anggabaya, Kelurahan Penatih, Kecamatan Denpasar Timur. Sosialisasi ini bertempat di Banjar Anggabaya yang dihadiri oleh Bapak Camat Denpasar Timur, PSAB Dinas Pekerjaan Umum Propinsi Bali, Kepala Subdin Pengairan Dinas Pekerjaan Umum Kota Denpasar, Bapak Lurah Penatih, Kelian Adat, Kelian Dinas, Kelian Banjar Penatih, Subak Anggabaya dan Tim PDAM Kota Denpasar. Maksud dan tujuan sosialisasi ini adalah memberikan informasi kepada masyarakat terhadap rencana program pembangunan sumur bor tersebut dalam memenuhi kebutuhan air bersih terhadap masyarakat yang terus meningkat dimana sumber yang tersedia belum mampu memenuhi kebutuhan, oleh karena itu diupayakan pembangunan sumber dengan sumur bor yang dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) yang disediakan oleh Dinas Perkerjaan Umum Pemda Kota Denpasar. Pada kesempatan ini baik dari Dinas Pekerjaan Umum Kota Denpasar maupun dari Pemda Kota Denpasar menyampaikan pembangunan sumur bor dan pelaksanaan teknis konstruksinya, terkait dengan kekhawatiran masyarakat Desa Anggabaya. Bahwa konstrukasi sumur pada kedalaman 60 meter dipasang beton cor supaya tidak terjadi rembesan air permukaan masuk, dimana air resapan permukaan dapat mengandung bakteri koli. Air yang diambil oleh PDAM yang bersumber pada lapisan bawah dengan kedalaman 150 meter, sehingga tidak mempengaruhi sumur milik masyarakat yang ada saat ini. Kalau terjadi penurunan air sumur masyarakat ini dipengaruhi oleh air resapan yang ada disekitarnya. Seandainya tidak ada sumber dari PDAM, apabila terjadi kekeringan pada sumur masyarakat maka akan tersedia alternatif palayanan air dari PDAM. Walaupun ada masyarakat tidak setuju karena belum memahami kondisi pembangunan sumur bor yang akan dibangun termasuk menfaatnya dalam jangka panjang, maka setelah mandapat penjelasan teknis dan arahan yang diberikan Bapak Camat Denpasar Timur, maka masyarakat dan para prajuru serta para tokoh, menyampaikan bahwa keberadaan air dari PDAM sangat diperlukan, walaupun masih menunda/minta waktu untuk konsolidasi dengan warga dalam menyetujui pembangunan sumur bor ini. (Bid.PDE)