SASARAN STRATEGI DAN KEBIJAKAN
PERUMDA AIR MINUM TIRTA SEWAKADARMA
TAHUN 2026 s.d 2030
A. Sasaran
Sasaran dan strategi manajemen Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma dalam merumuskan penjabaran atas arah kebijakan penyusunan Rencana Bisnis tahun 2026– 2030 adalah sebagai berikut :
- Tercapainya 56,27% di tahun 2030
- Kualitas air memenuhi standar Permenkes No. 2 tahun 2023.
- Tekanan air sesuai dengan standar peraturan yang berlaku.
- Pengaliran 24 jam
- Target kehilangan air 31,30 % di Tahun 2030.
- Penjualan air 2,13 jt m3/bulan tahun 2030
- Terpenuhinya Tarif FCR
- Optimalisasi pendapatan non air
- Ratio pegawai 1000:4
- Ratio diklat minimal 80% dari jumlah pegawai berdasarkan pedoman penilaian kinerja Kementrian PUPR
- Formasi jabatan berdasarkan kompetensi/kinerja
- Kualitas SDM yang kompeten sesuai bidang tugasnya
- Ratio biaya diklat sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan sesuai kemampuan perusahaan
- Terpenuhinya system IT dibidang Teknik, Administrasi dan Keuangan serta pelayanan.
- Mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik
- Pencapaian kinerja sesuai Indikator penilaian kinerja Permendagri dan Kementrian PUPR
- Meningkatkan produktifitas dan kesejahteraan karyawan
B. Strategi
- Pengembangan jaringan distribusi dan peningkatan pendistribusian air curah dari kerjasama pengaliran SPAM Regional
- Mendorong Kerjasama Operasional (KSO) antara UPTD SPAM Prov. Bali dengan pihak ketiga.
- Intensifikasi dan inovasi program pemasaran
- Mendorong regulasi pembatasan penggunaan air bawah tanah (ABT)
- Gebyar Diskon Sambungan Rumah atau Penyambungan Kembali pada bulan-bulan tertentu
- Pengelolaan produksi berbasis ISO 9001:2015
- Pengembangan inovasi IT untuk mendukung optimalisasi produksi, distribusi dan pelayanan
- Pengembangan dan penataan jaringan distribusi serta penerapan pressure management pada sistem distribusi.
- Pembentukan Zonasi , DMA
- Percepatan perbaikan kebocoran
- Pergantian/ peneraan Water Meter dan penerapan Smart Water Management (SWM)
- Pergantian pipa yang sudah melebihi umur teknis
- Kerjasama dengan pihak ketiga (KPBU, B to B dan pembiayaan lainnya)
- Memberikan sanksi bagi pelaku pencurian air
- Menjaga stabilitas pasokan air produksi dan distribusi
- Inovasi pemasaran untuk meningkatkan pendapatan penjualan air, non air serta efisiensi biaya.
- Membuat kajian tarif yang didampingi oleh akademisi
- Melaksanakan inovasi system kerja dan prosedur kerja berbasis IT
- Pelaksanaan diklat sesuai kebutuhan organisasi
- Pengembangan system penilaian SDM berbasis kinerja individu dan Analisa jabatan serta beban kerja
- Melaksanakan mutasi dan promosi jabatan serta penyesuaian ijazah
- Menyesuaikan status pegawai sesuai rasio pegawai
- Pengembangan Scada system distribusi dan produksi
- Penyempurnaan Sistem GIS
- Penyempurnaan E-KPI Individu dan korporat
- Membangun Whistle Blowing System
- Meningkatkan kualitas SDM di semua Bagian dibidang IT
- Mengembangkan Aplikasi berbasis WEB secara menyeluruh
- Pengembangan Aplikasi di seluruh Bagian
- Sosialisasi GCG kepada Insan Perumda dan stakeholder
- Melakukan self assessment
- Penyempurnaan dan pengembangan POS
- Pemenuhan tarif FCR
- Efisiensi biaya
- Investasi yang layak dan produktif
- Optimalisasi pendapatan air dan non air
- Pelaksanaan pelatihan yang efektif
- Optimalisasi indikator kinerja masing-masing aspek
- Memberikan pelatihan yang berkompeten dan capacity building
- Memberikan penghasilan dan tunjangan sesuai dengan kemampuan perusahaan dan ketentuan yang berlaku
C. Kebijakan
Arah dan kebijakan manajemen Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma dalam menyusun Rencana Bisnis tahun 2026-2030 lima tahun kedepan adalah sebagai berikut:
- Meningkatkan cakupan pelayanan dan pertumbuhan jumlah pelanggan.
- Meningkatkan kualitas, kuantitas dan kontinuitas pelayanan pengaliran air
- Penurunan tingkat kehilangan air.
- Meningkatkan pendapatan melalui peningkatan penjualan air dengan tarif FCR dan Pendapatan Non Air.
- Mempertahankan ratio pegawai dan meningkatkan kualitas SDM melalui peningkatan kompetensi SDM dan penilaian kinerja berbasis E-Kinerja.
- Mengembangkan pengelolaan data dan informasi berbasis IT.
- Menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (GCG), Manajemen Risiko dan Prosedur Operasional Standar (POS).
- Meningkatkan kinerja perusahaan yang sehat produktif dan sejahtera