Menu

TEMU PELANGGAN

  • Jumat, 22 Juni 2012
  • 705x Dilihat
TEMU PELANGGAN
Denpasar (pdam.denpasarkota.go.id) Dalam rangkaian kegiatan HUT PDAM. Kota Denpasar pada acara Temu Pelanggan yang merupakan media komunikasi untuk mendekatkan hubungan baik antara pihak PDAM dengan para pelanggan. Ketua Dewan Pengawas PDAM Kota Denpasar, Dewa Nyoman Semadi S.E., MSi., saat temu pelanggan, Kamis (21/6) lalu, memaparkan, golongan pelanggan industri dan pelanggan niaga, memberikan sumbangan pendapatan PDAM Kota Denpasar yang cukup besar. Karenanya, PDAM Kota Denpasar perlu memberikan pelayanan yang optimal, baik secara kualitas maupun kontintyuitas. Disadari PDAM Kota Denpasar saat ini, belum bisa melaksanakan pelayanan yang optimal. Mengingat masih terbatasnya ketersediaan sumber air, dibandingkan dengan permintaan masyarakat. Untuk itu PDAM Kota Denpasar telah melaksanakan berbagai upaya. ''Antara lain, mendorong ketersediaan air oleh Pemerintah Propinsi Bali melalui program Serbagitaku yang memanfaatkan sumber air yang ada pada sungai di luar Denpasar. Salah satunya adalah Sungai Petanu di Kabupaten Gianyar yang bisa dialirkan mulai pertengahan 2013, sebesar 150 liter per detik ke Kota Denpasar. Berikutnya, diharapkan pelayanan di wilayah barat, dapat disediakan dari sumber air Sungai Penet yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Badung dan Kabupaten Tabanan. Untuk jangka panjang, diharapkan penyediaan dari Sungai Unda yang berada di Kabupaten Klungkung. Nantinya kata dia, diharapkan dengan terpenuhinya ketersediaan air tersebut, untuk Kota Denpasar, pemakaian Air Bawah Tanah (ABT) dapat dikurangi. Karena pemakaian ABT yang tidak terkendali dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan. Tingginya pertumbuhan penduduk di Kota Denpasar menurut Dirut PDAM Kota Denpasar Putu Gede Mahaputa, menyebabkan kebutuhan akan air bersih terus melonjak. PDAM Kota Denpasar yang mengandalkan sumber air baku dari air permukaan Tukad Ayung belum mampu memenuhi semua kebutuhan masyarakat Kota Denpasar. Sementara kondisi PDAM Kota Denpasar untuk kebutuhan produksi tahun 2012 sebesar 1.375 liter per detik. Sedangkan total kapasitas produksi Mei 2012, mencapai 1.223.08 liter per detik. Jadi, PDAM Kota Denpasar masih kekurangan kapasitas produksi sebanyak 151,92 liter per detik. Pelanggan PDAM Kota Denpasar saat ini, mencapai 70.676 sambungan, dengan jumlah pemakaian 2.296.338 M3. Untuk daftar tunggu hingga Mei 2012, mencapai 3.725 orang. Untuk menanggulangi kekurangan ini, direncanakan akan dibangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) oleh konsorsium yang tergabung dalam Sarbagitaku yang mengambil sumber air dari Tukad Petanu, di Kabupaten Gianyar dan Tukad Penet, di Kabupaten Tabanan. Jika pembangunan kedua IPA tersebut beroperasi kata Mahaputra, akan mampu menyuplai air ke Kota Denpasar sebesar 300 lt/dt. Hal ini tentunya akan dapat memenuhi kebutuhan air bersih dan selaligus dapat mengurangi pengambilan ABT. Pada kesempatan Temu Pelanggan tersebut dari Pihak Pelindo III (Kawasan Pengambangan Pelabuhan Benoa) yang dihadiri Bapak Iwan menginginkan adanya peningkatan pelayanan dan kerjasama yang baik terus diupayakan dengan sebaik-baiknya kepada pelanggan, dan menjelang pengembangan kawasan Pelabuhan Benoa ini PDAM. Kota Denpasar diajak untuk ikut bekerjsama dengan pengadaan Air Siap Minum dikawasan tersebut (Dringking Water) dan pengembangan perluasan pelayanan di Kawasan Pengembangan Pembangunan Pelabuhan Benoa. Dari Pihak PD. Pasar Kota Denpasar menyampaikan sangat bersyukur dapat dilayani PDAM di kawasan Pasar Batu Kandik Denpasar Barat karena telah pernah mencoba membuat sumur bor untuk kebutuhan pedagang di Pasar Batu Kandik dengan biaya yang besar namun tidak memperoleh air yang diinginkan. Namun tetap mengharapkan PDAM. Kota Denpasar dapat melayani dengan maksimal setelah adanya pasokan air dari Konsorsium yang tergabung dalam Sarbagitaku.